DENTITAS :
Hari/Tanggal : Selasa, 30 Januari 2024
Mapel : SBK
Kelas : 9A 9B
Materi : Jenis Karya Seni Grafis dan Tehnik
KD : 3.3 dan 4.3
Apa Saja Jenis Karya
Seni Grafis?
Karya seni grafis dapat dikelompokkan berdasarkan
cara pembuatannya. Pada umumnya, proses pembuatan seni grafis terdiri dari
beberapa teknik. Berikut macam-macam karya seni grafis berdasarkan proses atau
teknik pembuatannya.
1. Teknik Cetak Tinggi
Adapun contoh karya jenis seni grafis
menggunakan cetak tinggi adalah karya dengan teknik berikut ini:
·
Woodcut
·
Metalcut
·
W
engraving
·
Relief
etching
·
Linocut
·
Rubber
stamp
·
Foam
printing
·
Potato
printing
Contoh
karyanya adalah cap, stiker, atau stempel yang memiliki relief.
2. Teknik Cetak Saring
Cetak saring atau screen printing
adalah salah satu jenis seni grafis yang dibuat dengan cara memanfaatkan
cetakan dari bahan layar dari kain yang dilapisi dengan bahan yang peka
terhadap cahaya. Pada umumnya, teknik ini terbagi menjadi dua jenis, yakni
stensil dan sablon.
Contoh karya seni grafis dengan teknik
cetak saring adalah kaos yang disablon.
3. Teknik Cetak Dalam
Contoh karya seni grafis dengan teknik
cetak dalam adalah spanduk, baliho, kartu nama, brosur, baner, dan lain-lain.
4. Teknik Cetak Datar
Teknik cetak datar adalah jenis teknik
yang digunakan dalam pembuatan karya seni grafis yang memanfaatkan klise datar
dengan prinsip saling menolak dan saling menerima antara tinta dan air.
Adapun contoh karya seni grafis cetak
datar adalah foto, poster, koran, majalah, tabloid, buku, dan lain-lain.
Langkah-Langkah Membuat Karya Seni Grafis
Karya seni grafis dibuat berdasarkan beberapa teknik. Disadur dari buku
Seni dan Budaya yang ditulis oleh Harry Sulastianto, dkk, berikut
langkah-langkah membuat karya seni grafis berdasarkan tekniknya.
1. Teknik Cetak Tinggi
1.
Membuat
sketsa atau rancangan grafis.
2.
Memindahkan
sketsa ke plat/klise.
3.
Langkah
selanjutnya, menukil bagian yang tidak menjadi objek gambar (bagian yang tinggi
menjadi bagian objek, bagian yang rendah tidak menjadi objek gambar).
4.
Mengoleskan
tinta pada klise yang telah dibuat.
5.
Meratakan
tinta dengan menggunakan rol atau sendok.
6.
Menutup
klise yang sudah diberi tinta dengan media kertas cetak.
7.
Buka
secara perlahan, periksa apakah tinta sudah rata atau belum. Apabila belum
rata, lakukan cara sebelumnya sekali lagi.
8.
Karya
seni grafis cetak tinggi selesai dibuat.
2. Teknik Cetak Saring
1.
Langkah
pertama, baluri layar yang akan dibuat dengan cairan emulsi. Kemudian, secara
otomatis akan membentuk lapisan tipis.
2.
Diamkan
lapisan emulsi tersebut selama beberapa waktu hingga akhirnya cairannya
mengering.
3.
Buatlah
pola atau sketsa gambar yang ingin digunakan menggunakan kertas transparan atau
plastik.
4.
Setelah
lapisan emulsi kering, letakkan pola yang telah dibuat sebelumnya ke atas layar
lalu tekan dengan menggunakan busa.
5.
Tekan
layar dengan menggunakan kaca, kemudian sinari layar beserta pola tersebut
dengan menggunakan sinar ultraviolet.
6.
Setelah
itu, gambar pola akan terbentuk pada layar.
7.
Basahi
layar tadi dengan perlahan, lalu keringkan layar tersebut di bawah paparan
sinar matahari langsung.
8.
Setelah
kering, untuk menghindari kebocoran cat, rekatkan lakban di pinggiran keempat
sisi layar.
9.
Tempatkan
latar di atas media yang akan disablon.
10.
Lakukanlah
penyablonan dengan menuangkan cat atau tinta pada layar secukupnya.
11.
Ratakan
cat mengunakan rakel agar warnanya merata.
12.
Proses
penyablonan selesai. Keringkan cat pada media yang digunakan menggunakan alat
pengering, seperti hairdryer
3. Teknik Cetak Dalam
1.
Siapkan
alat dan bahan, seperti tembaga/seng atau aluminium datar, alat gores, tinta,
kuas, serta kain lap.
2.
Buatlah
pola atau sketsa pada tembaga atau seng menggunakan alat gores.
3.
Oleskan
tinta pada bagian dalam goresan yang telah dibuat sebelumnya.
4.
Bersihkan
tinta yang keluar dari pola dalam dari goresan.
5.
Letakkan
kertas atau media yang akan digunakan pada permukaan klise
6.
Selanjutnya
tekan kertas dengan benda yag permukaannya rata atau dipres dengan alat pres.
7.
Setelah
itu, angkat kertas sehingga akan tampak gambar pada kertas tersebut.
4. Teknik Cetak Datar
1.
Siapkan
alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti ember, cat, kain lap, kertas gambar,
kuas, air, cat kayu, dan lain-lain.
2.
Pertama,
ambil ember atau wadah air kemudian isi ember tersebut dengan air secukupnya.
3.
Setelah
itu, masukan cat kayu ke dalam air, tetapi jangan di aduk. Ratakan cat kayu
pada air seperlunya agar memperoleh warna yang diinginkan.
4.
Siapkan
kertas gambar atau media gambar lainnya dan masukan secara perlahan pada
permukaan air berwarna. Pastikan semua media gambar terkena secara merata.
5.
Diamkan
selama beberapa saat, tetapi juga jangan terlalu lama.
6.
Setelah
dirasa cukup, angkat media kayu atau kertas dari air.
7.
Posisikan
lurus dan tak miring agar cat warna yang melekat tak melebar.
8.
Bersihkan
jika ada noda atau warna yang melebar. Lalu keringkan.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar