Rabu, 08 November 2023

KELAS 9 KD 3.2 - 4.2 SENI MUSIK : LAGU POPULER DALAM SAJIAN VOKAL GRUP

 DENTITAS :

Hari/Tanggal : Kamis,  9   November 2023

Mapel : SBK

Kelas : 9C, 9D

Materi : Latihan Mengembangkan Ornamentasi Lagu Populer secara Vokal Grup

KD : 3.2 dan 4.2

3.2   Memahami teknik penambahan ornamentasi ritmis maupun melodis lagu dalam bentuk kelompok vokal


4.2 Mengembangkan ornamentasi ritmis maupun melodis lagu dalam bentuk kelompok vokal




Latihan Mengembangkan Ornamentasi Lagu Populer secara Vokal Grup 

Kita dapat mengubah lagu populer secara vokal grup dengan cara mengaransemen lagu populer menjadi lebih variatif lagi. Tahapan pertama dari mengaransemen sebuah lagu populer adalah memilih lagu yang mempunyai pola melodi utama yang mudah dipahami bentuknya. Kemudian pilih juga lagu yang dalam satu lagu tersebut hanya menggunakan tanda birama yang sama dari awal sampai akhir. Pola lagu seperti itu akan lebih mudah dikembangkan menjadi konsep sajian vokal grup.

Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 62) Langkah-langkah untuk mengembangkan ornamentasi lagu populer secara vokal grup adalah sebagai berikut.

1. Menentukan lagu pop yang akan digubah atau diaransemen.

Tentukan lagu yang memiliki bentuk lagu yang sederhana berdasarkan:

1.     Pola bentuk lagu yang mempunyai 2 bentuk, misalnya A dan B, A merupakan lambang untuk bait 1 lagu, B sebagai lambang untuk bait 2 dan apabila ada bait-bait berikutnya yang memiliki pola berbeda dengan bait 1 dan 2 bisa menggunakan lambang C dan seterusnya.

2.     Penggunaan lambang tersebut dalam sebuah rangkaian lirik lagu kedua bentuk ini bisa digunakan secara berurutan atau selang-seling atau berulang-ulang, misalnya A B A’ B’, A A’ B B’, atau A A’ B A’’A

Sebagai contoh, lagu “Indonesia Jaya” dapat dikategorikan sebagai lagu pop yang memiliki melodi lagu dan lirik lagu yang bermakna baik. Bentuk lagu ini A B C, akan terlihat jelas dengan menganalisis lirik lagunya sebagai berikut.

Lirik lagu “Indonesia Jaya”

A Hari-hari terus berlalu

Tiada pernah berhenti

Seribu rintang jalan berliku

Bukanlah suatu penghalang

 

B  Hadapilah segala tantangan

Mohon petunjuk Yang Kuasa

Ciptakanlah kerukunan bangsa

Kobarkanlah dalam dada

Semangat jiwa Pancasila

 

C Hidup tiada mungkin tanpa perjuangan

Tanpa pengorbanan mulia adanya

Berpegangan tangan satu dalam jiwa

Demi masa depan Indonesia jaya

Lirik lagu di atas dapat kita analisis berdasarkan bentuk lagunya yaitu:

Bait 1

pola A (sebut saja sebagai pola A, yaitu pola lagu yang pertama)

Bait 2

pola B (pada bagian ini sudah terjadi perubahan pola melodi dan pola irama lagu, jadi bisa ditentukan menjadi pola B)

Bait 3

Pola C (pada bagian ini merupakan puncak lagu karena terjadi perubahan melodi ke nada yang lebih tinggi dari A dan B)

Setelah kita menganalisis pola lagu tersebut, maka akan terlihat setiap bagian lagu dengan mudah. Tentunya hal ini juga secara otomatis dapat mempermudah kita menentukan di bagian yang mana yang akan dikembangkan ke dalam sajian vokal grup.

2. Mengaransemen melodi utama menjadi konsep vokal grup

Langkah selanjutnya adalah mengaransemen atau menggubah lagu populer atau kita pilih saja, misalnya lagu pop satu suara ke dalam sajian vokal grup yang sederhana.


Masih menggunakan contoh lagu yang sama, yakni “Indonesia Jaya” adalah contoh lagu pop satu suara yang akan diubah ke dalam sajian untuk vokal grup. Selanjutnya, akan dijelaskan tahapan aransemen atau mengubah ke dalam sajian vokal grup sebagai berikut ini.

Intro

Apa yang dimaksud dengan Intro adalah melodi awal yang dinyanyikan sebelum masuk ke lagu intinya, intro ini dibuat untuk memberikan kesan yang lebih menarik dan lain dari lagu aslinya. Intro dapat diambil dari penggalan bentuk lagu yang dianggap paling menarik di lagu tersebut atau bisa saja intro ini dibuat sendiri sesuai dengan keinginan arrangernya. Yang penting, melodi yang dibuat masih sesuai akornya dengan lagu intinya.

Berdasarkan partitur lagu “Indonesia Jaya” tersebut, kita bisa membuat contoh intro lagu seperti berikut ini:


Setelah bagian intro dinyanyikan, langsung masuk ke lagu utama.

Pembagian tugas untuk variasi perbedaan suara

Pada tahap selanjutnya, kita harus membagi tugas bagian-bagian vokalnya untuk memudahkan membagi variasi suaranya. Biasanya, sebuah kelompok vokal grup terdiri dari lebih dari satu orang dan maksimalnya 10 orang. Dari jumlah anggota ini bisa ditentukan bagian-bagiannya berdasarkan penjelasan pembagian tugas yang telah dibahas di atas.

Pembagian suara bisa ditentukan dari jenis suara setiap anggotanya, siapa yang memiliki wilayah suara lebih tinggi, sedang, atau rendah. Jangan memaksakan seseorang yang memiliki wilayah nada rendah dan diberi tugas menyanyikan nada-nada tinggi atau sebaliknya, karena pada dasarnya setiap orang memiliki wilayah nada sendiri-sendiri.

Setelah dibagi tugas vokalnya, mulailah merencanakan variasi nada yang harmonis sesuai dengan akor lagu tersebut pada bagian-bagian bentuk lagu yang akan dipecah suaranya. Pembagian suara yang sederhana bisa dimulai dengan membagi menjadi dua suara seperti berikut ini:

Improvisasi

Setelah langkah tersebut dilakukan dan sudah mendapatkan kepastian bentuk pembagian suaranya, kita dapat memperindah sajian vokal grup ini dengan memberikan improvisasi atau pengembangan ekspresi yang tetap berpatokan pada akor lagunya walaupun biasanya keluar dari melodi utamanya. Improvisasi ini diberikan tidak di semua bagian lagu, tetapi hanya di beberapa bagian lagu yang memungkinkan untuk diberikan variasi nada, biasanya di bagian lagu dengan not panjang.

Improvisasi dalam sebuah vokal grup haruslah dikomunikasikan dan direncanakan, agar improvisasi tidak diulang-ulang dan tidak bersamaan antarpenyanyi sehingga tujuan improvisasi, yaitu memperindah lagu bisa tercapai dengan tepat. Pada partitur lagu di atas, contoh improvisasi banyak digunakan suara Mezzo sopran, jadi bukan dengan mencari harmonisasi dari melodi suara Sopran tapi mengembangkan bentuk melodinya lebih variatif, seperti contoh improvisasi di bawah ini.



Akhir lagu

Bagian akhir lagu merupakan ajang kreativitas dari para personel vokal grup atau arranger vokalnya. Pada bagian ini diharapkan arranger vokal dapat menciptakan akhir lagu yang menarik, sehingga mampu meninggalkan kesan kuat pada pendengar dan berdmpak pada keseluruhan lagu yang dibawakan sehingga lagu akan sulit dilupakan.

Oleha karena itu, tentunya bagian ending ini memerlukan kreativitas tinggi. Akhir lagu bisa diambil dari salah satu melodi pada bagian lagu yang paling menarik dan memiliki aksentuasi yang tegas atau juga bisa keluar sama sekali dari pola melodi utama lagu, yang penting selalu sesuai dengan akor lagunya.




 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar