Minggu, 13 Agustus 2023

KELAS 9 KD 3.1 - 4.1 SENI LUKIS : JENIS LUKISAN, TEHNIK DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN, DAN PROSEDUR BERKARYA SENI LUKIS

 

DENTITAS :

Hari/Tanggal : Selasa, 15 Agustus 2023

Mapel : SBK

Kelas : 9A, 9B

Materi : Jenis Lukisan, Tehnik dan Bahan yang Digunakan, dan Prosedur 

             Berkarya Seni Lukis

KD : 3.1 dan 4.1

3.1     Memahami unsur, prinsip, teknik, dan prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan,

4.1 Membuat karya seni lukis dengan berbagai bahan dan teknik.


 Jenis Lukisan Berdasarkan Teknik dan Bahan yang Digunakan


Beberapa teknik yang digunakan dalam melukis antara lain :


1. Mozaik

Teknik mozaik adalah teknik menempelkan pecahan atau lempengan kaca yang berwarna warni pada dinding atau lain sehingga membentuk objek tertentu. Bahan yang dapat digunakan antara lain pecahan keramik, porselen, potongan kertas atau dapat pula batu yang berwarna warni. Mozaik yang memakai potongan potongan kayu sebagai bahan lukisannya disebu intersia.

2. Lukisan Kaca

Merupakan teknik lukisan kaca yang meggunakan kaca, timah, kuningan dan tembaga sebagai penyambungnya sehingga membentuk lukisan. Teknik lukisan ini pertama kali dikembangkan pada zaman Gothic di Eropa sebagai bagian dari arsitektur.Sedangkan di Indonesia, lukisan kaca ini awalnya berkembang sebagai seni industri rumah tangga di Cirebon, Jawa Barat.

3. Lukisan Cat Minyak (Plakat)

Menggunakan media kanvas, cat yang digunakan biasanya dikemas dalam bentuk tube timah dalam bentuk pasta sehingga mudah digunakan. Dalam pemakaiannya, car terlebih dahulu dicampur dengan lijn-olie. 

4. Lukisan Cat Air (Aquarel)

Teknik Aquarel adalah melukis dengan sapuan warna tipis sehingga hasilnya transparan, media yang digunakan adalah kertas.

5. Lukisan Acrylic

Lukisan jenis acrylic adalah lukisan dengan bahan yang disebut acrylic, yang menghasilkan warna warna cerah dan menyala. Lukisan jenis ini sering digunakan untuk berbagai eksperimen seperti sepatu, tas, dsb.

6. Lukisan Batik

Lukisan batik tekniknya hampir sama dengan tata cara membatik, yaitu dengan menutupi permukaan kain dengan lilin atau malam batik. Kain yang tertutup lilin inilah yang membentuk titik garis bidang ataupun ruang sebelum jadi sebuah gambar dan hasil akhir dicelup ke larutan pewarna.




Teknik Berkarya Seni Melukis

Proses atau langkah dalam melukis, yaitu :

1. Memunculkan Gagasan

Untuk memunculkan gagasan kreatif, bisa didapatkan dari apa yang kita lihat dari sekeliling kita, misalnya dengan :

  • Megembangkan imajinasi, apa yang kita pikirkan atau dari pengalaman orang lain
  • Melihat objek secara langsung, misalnya pasar, pantai, atau pegunungan
  • Melihat dari buku, majalah atau internet serta dokumen lain tentang lukisan
  • Mengunjungi museum atau kegiatan seni lukis di sekitar

 

2. Membuat Sketsa

Sketsa adalah gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat lukisan. Sketsa biasanya hanya berupa goresan global tidak mendetail dari sketsa yang kita buat akan tergambar apa yang akan kita ungkapkan.

3. Menentukan Media Berkarya (Bahan dan Alat)

Media dan alat yang dapat digunakan dalam melukis antara lain :

  • Menggunakan kertas seperti kertas karton, manila, padalarang atau hanya kertas hvs
  • Menggunakan media yang lebar seperti tembok. dinding, atau papan
  • Menggunakan media alternatif seperti kaca, cangkang telur atau permukaan benda pakai/kerajinan
  • Menggunakan cat minyak, cat akrilik, cat tembok, crayon atau pastel

 

4. Menentukan Teknik

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam melukis, antara lain :

  • Teknik aquarel (warna transparan)
  • Teknik plakat (warna tebal)
  • Teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari, kuas atau palet
  • Teknik tebal dan bertekstur (bertekstur warna)
  • Teknik timbul (mozaik)

 

5. Mewarnai dan Menyempurnakan Lukisan

Menyempurnakan/menyelesaikan lukisan sketsa yang telah dibuat yaitu dengan :

a.     Mewarnai sketsa dengan goresan tipis pada objek pokok (positif) dan latar belakangnya (negatif)

b.    Menyempurnakan lukisan dengan kontur, penyinaran (spot light), penegasan dan penentuan gelap terang



Prosedur Berkarya Seni Lukis

Setelah mempelajari lembar kegiatan peserta didik 5 jenis lukisan teknik dan bahan yang digunakan, pada kegiatan belajar kali ini, kita akan belajar prosedur berkarya seni lukis. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan jika kalian melukis. Proses atau langkah dalam melukis antara lain sebagai berikut:

 

1.  Memunculkan Gagasan

Untuk memunculkan gagasan kreatif, bisa didapatkan dari apa yang kita lihat di sekeliling kita misalnya dengan:

a.     Mengembangkan imajinasi, apa yang kita pikirkan atau dari pengalaman orang lain.

b.     Melihat objek secara langsung, misalnya pasar, pantai, atau pegunungan.

c.      Melihat dari buku, majalah, internet, serta dokumen lain tentang lukisan.

d.     Mengunjungi museum atau kegiatan seni lukis di sekitar.

Ide dan gagasan di atas kita olah lagi menjadi sebuah sketsa yang menarik.

 

2.  Membuat Sketsa

Sketsa adalah gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat lukisan. Sketsa biasanya hanya berupa goresan global tidak mendetail.

 

3.  Menentukan Media Berkarya (Bahan dan Alat)

Media yang digunakan dapat berupa kertas, kanvas, tripleks, dan media alternatif seperti kaca, dan cangkang telur. Untuk pewarna dapat berupa cat minyak, cat air, cat akrilik, cat tembok, pensil warna, dan krayon.

 

4.  Menentukan Teknik

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam melukis, diantaranya: teknik aquarel (warna transparan), teknik plakat (warna tebal), dan teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari, kuas, atau pisau palet.

  

5.  Mewarnai dan Menyempurnakan Lukisan

Tahap terakhir adalah menyempurnakan/menyelesaikan lukisan yang dibuat dengan mewarnai. Dalam mewarnai perlu memperhatikan penerapan gelap terang.

Rabu, 09 Agustus 2023

KELAS 9 KD 3.1 - 4.1 SENI LUKIS : ALAT DAN BAHAN BERKARYA SENI LUKIS

 DENTITAS :

Hari/Tanggal :  Kamis, 10 agustus 2023

Mapel : SBK

Kelas : 9C, 9D

Materi : Alat dan Bahan Berkarya Seni Lukis

KD : 3.1 dan 4.1

3.1     Memahami unsur, prinsip, teknik, dan prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan,

4.1 Membuat karya seni lukis dengan berbagai bahan dan teknik.




Alat dan Bahan (Media) Seni Lukis

Alat lukis utama adalah peralatan untuk mengaplikasikan atau membubuhkan cat pada media lukis, seperti: kuas, pisau palet, dsb. Penggunaan alat lukis sangat bergantung pada media, teknik, aliran dan tema yang akan dibuat.

B. Bahan dan Alat

Media berkarya dalam seni lukis meliputi bahan dan alat. Bahan dan alat yang digunakan terdiri dari:

1. Pensil

Jenis pensil dibedakan berdasarkan kekerasan atau kehitaman karbonnya dengan menggunakan kode huruf H dan B.
Kode B menandakan jenis pensil lunak dan hitam yang terdiri dari kode B, 2B, 3B sampai 6B.
Kode H menandakan jenis pensil keras yang terdiri dari kode H, 2H, 3H sampai 6H.

2. Pensil arang

Terbuat dari arang halus, sifatnya hitam pekat dan agak slit dihapus.

2. Penghapus

Penghapus adalah alat kedua yang dibutuhkan dalam menggambar. Jika terjadi kesalahan dalam menggambar, kita dapat menggunakan penghapus untuk menghilangkan sketsa atau goresan yang tidak dibutuhkan. Penghapus yang baik untuk menggambar adalah penghapus yang lunak dan lentur, agar dalam membersihkan goresan-goresan pensil dapat mengurangi resiko merusak kertas.

3. Pensil Warna

Penggunaan pensil warna dapat dilakukan dengan cara mengarsir atau memblok warna. Tekanan pada penggunaan pensil sangat memengaruhi ketajaman warna.

4. Pastel dan Krayon

Pastel terbuat dari bahan kapur dan pengikat cair serta transparan untuk mengikat pigmen dengan kapur. Pastel memiliki warna warni yang lembut. Krayon terbuat dari bahan kaoin dengan tepung warna sehingga warnanya mengkilat dan keras. Krayon mengandung lilin, warna yang dihasilkan mengkilap dan sedikit berminyak.


5. Kuas

Kuas merupakan alat yang digunakan untuk menyapukan tinta atau cat diatas kanvas.

6. Kanvas

Merupakan bahan utama yang harus ada dalam melukis, digunakan sebagai media yang dipakai untuk menyapukan tinta atau cat dalam berkarya seni lukis.

7. Cat air

Adalah bahan yang digunakan sebagai media pembentuk objek berupa warna yang dikuaskan pada media kanvas.


7. Cat Minyak

Jenis cat ini biasa digunakan untuk melukis di atas kanvas. Sifatnya tidak mudah kering dan warnanya tahan lama.

8. Palet cat

Palet cat adalah alat yang digunakan sebagai tempat mengaduk dan mencampur cat atau pewarna.

9. Pisau Palet

Pisau palet biasanya terbuat dari plastik dan digunakan untuk mencampurkan cat.



TUGAS
MELUKIS DIKANVAS, DENGAN MENGGUNAKAN ALIRAN-ALIRAN YG SUDAH DIPELAJARI PILIH SALAH SATU SAJA.


1. 

Rabu, 02 Agustus 2023

KELAS 9 KD 3.1 - 4.1 SENI LUKIS : TEMA DAN KOMPONEN SENI LUKIS

 DENTITAS :

Hari/Tanggal : Kamis, 3 Agustus 2023

Mapel : SBK

Kelas : 9C, 9D

Materi : Tema dan Komponen Seni Lukis

KD : 3.1 dan 4.1

3.1     Memahami unsur, prinsip, teknik, dan prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan,

4.1 Membuat karya seni lukis dengan berbagai bahan dan teknik.






Tema Seni Lukis

Selain dibagi berdasarkan alirannya, seni lukis juga dapat dikategorisasikan berdasarkan tema. Secara umum, dapat dikatakan terdapat 6 tema umum dalam seni lukis, yaitu sebagai berikut.

1.     Hubungan antara manusia dengan dirinya.
Seni lukis dapat digunakan untuk menuangkan ide atau gagasan dari seniman itu sendiri. Terkadang seniman menggunakan potret wajah dirinya sendiri sebagai objek atau subjek lukisan.


2.     Hubungan antara Manusia dengan Manusia Lain.
Terkadang seorang pelukis juga mengekspresikan cita-rasa keindahan menggunakan orang-orang yang ada disekitarnya. Orang-orang tersebut bisa jadi orang terdekat seperti istri/suami, anaknya, orangtua, saudara, teman atau siapapun itu.



3.     Hubungan antara Manusia dengan Alam Sekitarnya.
Alam sekitar seniman dapat menjadi objek atau subjek yang menarik untuk menjadi tema lukisannya. Pemandangan gunung, hutan, laut, sungai, perkampungan, hingga kota.



4.     Hubungan antara Manusia dengan Benda.
Benda-benda yang ada di sekitar kita juga dapat memiliki keunikan dan keindahan tersendiri sebagai sumber inspirasi melukis. Kita tidak pernah tahu karya seunik apa yang dapat dihasilkan dengan menggunakan berbagai benda keseharian yang ada di sekitar.



5.     Hubungan antara Manusia dengan Aktifitasnya.
Aktifitas kehidupan sehari-hari yang beragam terkadang mencetuskan suatu ide untuk melukis. Kegiatan manusia dapat digambarkan secara langsung pada karya lukis, atau hanya menginspirasi terhadap ekspresi dan emosi yang ingin dikeluarkan oleh seniman.



6.     Hubungan antara Manusia dengan Alam Khayal.
Imajinasi atau khayalan yang terkadang tiba-tiba melintas atau direnungkan, baik secara sadar ataupun tidak sadar (saat tertidur) merupakan inspirasi dan tema yang luar biasa untuk dilukis.



Komponen Seni Lukis

Dalam karya seni lukis yang baik terdapat beberapa komponen seperti di bawah ini:

1. Komposisi

Komposisi merupakan cara untuk merangkai unsur-unsur yang akan memberikan bentuk pada sebuah karya seni seperti warna, garis, bidang, ruang, gelap terang.

2. Balance

Balance atau keseimbangan adalah cara mengatur objek agar serasi saat dilihat oleh mata dan terlihat jelas. Keseimbangan yang simetris merupakan hasil dari penggabungan dua objek dengan membagi dua bidang secara sama. Sementara, kesimbangan asimetris adalah hasil dari penggabungan unsur yang berbeda seperti jarak dan ukuran agar terlihat cocok.

3. Proporsi

Proporsi atau perbandingan merupakan komponen seni lukis. Proporsi adalah karakteristik dari bentuk antara benda yang satu dengan benda yang lainnya. Hal ini tampak dari lukisan yang memiliki kepaduan dari unsur-unsurnya.

4. Irama

Irama adalah kesan gerak khas dari seorang seniman yang dihasilkan oleh garis, warna, bentuk, gerakan, dan tekstur secara berulang.

5. Unity

Unity atau kesatuan merupakan hasil dari perpaduan unsur-unsur dari berbagai elemen yang ada. Unsur-unsur yang saling berhubungan kemudian melengkapi satu sama lain, sehingga menimbulkan kesan terbentuk dengan baik.

6. Aksentuasi

Aksentuasi atau tanda khas memiliki maksud bahwa setiap gambar memiliki unsur pembeda. Adanya aksentuasi bertujuan agar karya seni lukis tidak tampak monoton dan membosankan.