DENTITAS :
Hari/Tanggal : Kamis, 3 Agustus 2023
Mapel : SBK
Kelas : 9C, 9D
Materi : Tema dan Komponen Seni Lukis
KD : 3.1 dan 4.1
Tema Seni Lukis
Selain dibagi berdasarkan alirannya, seni lukis juga dapat
dikategorisasikan berdasarkan tema. Secara umum, dapat dikatakan terdapat 6
tema umum dalam seni lukis, yaitu sebagai berikut.
1. Hubungan antara manusia dengan dirinya.
Seni lukis dapat digunakan untuk menuangkan ide atau gagasan
dari seniman itu sendiri. Terkadang seniman menggunakan potret wajah dirinya
sendiri sebagai objek atau subjek lukisan.
2. Hubungan antara Manusia dengan Manusia Lain.
Terkadang seorang pelukis juga mengekspresikan cita-rasa keindahan
menggunakan orang-orang yang ada disekitarnya. Orang-orang tersebut bisa jadi
orang terdekat seperti istri/suami, anaknya, orangtua, saudara, teman atau
siapapun itu.
3. Hubungan antara Manusia dengan Alam Sekitarnya.
Alam sekitar seniman dapat menjadi objek atau subjek yang
menarik untuk menjadi tema lukisannya. Pemandangan gunung, hutan, laut, sungai,
perkampungan, hingga kota.
4. Hubungan antara Manusia dengan Benda.
Benda-benda yang ada di sekitar kita juga dapat memiliki
keunikan dan keindahan tersendiri sebagai sumber inspirasi melukis. Kita tidak
pernah tahu karya seunik apa yang dapat dihasilkan dengan menggunakan berbagai
benda keseharian yang ada di sekitar.
5. Hubungan antara Manusia dengan Aktifitasnya.
Aktifitas kehidupan sehari-hari yang beragam terkadang
mencetuskan suatu ide untuk melukis. Kegiatan manusia dapat digambarkan secara
langsung pada karya lukis, atau hanya menginspirasi terhadap ekspresi dan emosi
yang ingin dikeluarkan oleh seniman.
6. Hubungan antara Manusia dengan Alam Khayal.
Imajinasi atau khayalan yang terkadang tiba-tiba melintas atau
direnungkan, baik secara sadar ataupun tidak sadar (saat tertidur) merupakan
inspirasi dan tema yang luar biasa untuk dilukis.
Komponen Seni Lukis
Dalam karya seni lukis yang baik terdapat beberapa komponen
seperti di bawah ini:
1. Komposisi
Komposisi merupakan cara untuk merangkai unsur-unsur
yang akan memberikan bentuk pada sebuah karya seni seperti warna, garis,
bidang, ruang, gelap terang.
2. Balance
Balance atau keseimbangan adalah cara mengatur objek
agar serasi saat dilihat oleh mata dan terlihat jelas. Keseimbangan yang
simetris merupakan hasil dari penggabungan dua objek dengan membagi dua bidang
secara sama. Sementara, kesimbangan asimetris adalah hasil dari penggabungan
unsur yang berbeda seperti jarak dan ukuran agar terlihat cocok.
3. Proporsi
Proporsi atau perbandingan merupakan komponen seni
lukis. Proporsi adalah karakteristik dari bentuk antara benda yang satu dengan
benda yang lainnya. Hal ini tampak dari lukisan yang memiliki kepaduan dari
unsur-unsurnya.
4. Irama
Irama adalah kesan gerak khas dari seorang seniman
yang dihasilkan oleh garis, warna, bentuk, gerakan, dan tekstur secara
berulang.
5. Unity
Unity atau kesatuan merupakan hasil dari perpaduan
unsur-unsur dari berbagai elemen yang ada. Unsur-unsur yang saling berhubungan
kemudian melengkapi satu sama lain, sehingga menimbulkan kesan terbentuk dengan
baik.
6. Aksentuasi
Aksentuasi atau tanda khas memiliki maksud bahwa
setiap gambar memiliki unsur pembeda. Adanya aksentuasi bertujuan agar karya
seni lukis tidak tampak monoton dan membosankan.







Asalamualaikum
BalasHapusPrima raya
8c
Hadir