DENTITAS :
Hari/Tanggal : Selasa, 15 Agustus 2023
Mapel : SBK
Kelas : 9A, 9B
Materi : Jenis Lukisan, Tehnik dan Bahan yang Digunakan, dan Prosedur
Berkarya Seni Lukis
KD : 3.1 dan 4.1
Jenis Lukisan Berdasarkan Teknik dan Bahan yang Digunakan
Beberapa teknik yang digunakan dalam melukis
antara lain :
1. Mozaik
Teknik mozaik adalah teknik menempelkan pecahan atau
lempengan kaca yang berwarna warni pada dinding atau lain sehingga membentuk
objek tertentu. Bahan yang dapat digunakan antara lain pecahan
keramik, porselen, potongan kertas atau dapat pula batu yang berwarna warni.
Mozaik yang memakai potongan potongan kayu sebagai bahan lukisannya disebu intersia.
2. Lukisan Kaca
Merupakan teknik lukisan kaca yang meggunakan kaca, timah,
kuningan dan tembaga sebagai penyambungnya sehingga membentuk lukisan. Teknik
lukisan ini pertama kali dikembangkan pada zaman Gothic di Eropa sebagai bagian dari arsitektur.Sedangkan di
Indonesia, lukisan kaca ini awalnya berkembang sebagai seni industri rumah
tangga di Cirebon, Jawa Barat.
3. Lukisan Cat Minyak (Plakat)
Menggunakan media kanvas, cat yang digunakan biasanya
dikemas dalam bentuk tube timah dalam bentuk pasta sehingga mudah
digunakan. Dalam pemakaiannya, car terlebih dahulu dicampur dengan lijn-olie.
4. Lukisan Cat Air (Aquarel)
Teknik Aquarel adalah melukis dengan sapuan warna tipis
sehingga hasilnya transparan, media yang digunakan adalah kertas.
5. Lukisan Acrylic
Lukisan jenis acrylic adalah lukisan dengan bahan yang disebut acrylic, yang menghasilkan warna warna cerah dan menyala.
Lukisan jenis ini sering digunakan untuk berbagai eksperimen seperti sepatu,
tas, dsb.
6. Lukisan Batik
Lukisan batik tekniknya hampir sama dengan tata cara membatik,
yaitu dengan menutupi permukaan kain dengan lilin atau malam batik. Kain yang
tertutup lilin inilah yang membentuk titik garis bidang ataupun ruang sebelum
jadi sebuah gambar dan hasil akhir dicelup ke larutan pewarna.
Teknik Berkarya Seni Melukis
Proses atau langkah dalam melukis, yaitu :
1. Memunculkan Gagasan
Untuk memunculkan gagasan kreatif, bisa didapatkan dari apa yang
kita lihat dari sekeliling kita, misalnya dengan :
- Megembangkan imajinasi, apa yang kita pikirkan atau
dari pengalaman orang lain
- Melihat objek secara langsung, misalnya pasar, pantai,
atau pegunungan
- Melihat dari buku, majalah atau internet serta dokumen
lain tentang lukisan
- Mengunjungi museum atau kegiatan seni lukis di sekitar
2. Membuat Sketsa
Sketsa adalah gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat
lukisan. Sketsa biasanya hanya berupa goresan global tidak mendetail dari
sketsa yang kita buat akan tergambar apa yang akan kita ungkapkan.
3. Menentukan Media Berkarya (Bahan dan Alat)
Media dan alat yang dapat digunakan dalam melukis antara lain :
- Menggunakan kertas seperti kertas karton, manila,
padalarang atau hanya kertas hvs
- Menggunakan media yang lebar seperti tembok. dinding,
atau papan
- Menggunakan media alternatif seperti kaca, cangkang
telur atau permukaan benda pakai/kerajinan
- Menggunakan cat minyak, cat akrilik, cat tembok, crayon
atau pastel
4. Menentukan Teknik
Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam melukis, antara
lain :
- Teknik aquarel (warna transparan)
- Teknik plakat (warna tebal)
- Teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari, kuas
atau palet
- Teknik tebal dan bertekstur (bertekstur warna)
- Teknik timbul (mozaik)
5. Mewarnai dan Menyempurnakan Lukisan
Menyempurnakan/menyelesaikan lukisan sketsa yang telah dibuat yaitu dengan :
a.
Mewarnai
sketsa dengan goresan tipis pada objek pokok (positif) dan latar belakangnya
(negatif)
b. Menyempurnakan lukisan dengan kontur, penyinaran (spot light), penegasan dan penentuan gelap terang
Prosedur Berkarya Seni Lukis
Setelah mempelajari lembar kegiatan peserta didik 5 jenis
lukisan teknik dan bahan yang digunakan, pada kegiatan belajar kali ini, kita
akan belajar prosedur berkarya seni lukis. Ada beberapa langkah yang perlu
dilakukan jika kalian melukis. Proses atau langkah dalam melukis antara lain
sebagai berikut:
1. Memunculkan
Gagasan
Untuk memunculkan gagasan kreatif,
bisa didapatkan dari apa yang kita lihat di sekeliling kita misalnya dengan:
a. Mengembangkan imajinasi, apa yang kita pikirkan atau
dari pengalaman orang lain.
b. Melihat objek secara langsung, misalnya pasar, pantai,
atau pegunungan.
c. Melihat dari buku, majalah, internet, serta dokumen
lain tentang lukisan.
d. Mengunjungi museum atau kegiatan seni lukis di
sekitar.
Ide dan gagasan di atas kita olah
lagi menjadi sebuah sketsa yang menarik.
2. Membuat
Sketsa
Sketsa adalah gambar awal yang akan
dijadikan atau dibuat lukisan. Sketsa biasanya hanya berupa goresan global
tidak mendetail.
3. Menentukan
Media Berkarya (Bahan dan Alat)
Media yang digunakan dapat berupa
kertas, kanvas, tripleks, dan media alternatif seperti kaca, dan cangkang
telur. Untuk pewarna dapat berupa cat minyak, cat air, cat akrilik, cat tembok,
pensil warna, dan krayon.
4. Menentukan
Teknik
Ada beberapa teknik yang dapat
digunakan dalam melukis, diantaranya: teknik aquarel (warna transparan), teknik
plakat (warna tebal), dan teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari,
kuas, atau pisau palet.
5. Mewarnai
dan Menyempurnakan Lukisan
Tahap terakhir adalah
menyempurnakan/menyelesaikan lukisan yang dibuat dengan mewarnai. Dalam
mewarnai perlu memperhatikan penerapan gelap terang.




.jpg)



Assalamualaikum Mam
BalasHapusKeysha Ozora Aditya Putri
Kelas 9A
Hadir
Assalamualaikum Mam
BalasHapusAndhika Putra Pratama
9A
Hadir
Assalamu'alaikum
BalasHapusAmira Nur Azizah
9A
Hadir