Rabu, 21 Agustus 2024

MATERI KELAS 7 SENI RUPA : TEHNIK DAN PROSEDUR MENGGAMBAR (BAB 1) - 5

Hari / Tanggal : Kamis, 22 Agustus 2024

Kelas : 7D , 7C, 7A

Fase : D (SENI RUPA)

Modul : 1 

Pertemuan : 5

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP1 : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam menggambar flora fauna



Menggambar merupakan aktivitas yang menyenangkan dan tentunya bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat.

Namun ada baiknya dalam beraktifitas menggambar, kita juga perlu mengetahui teknik-teknik tertentu yang tentunya akan sangat membantumu untuk membuat gambar.

Maka, kesempatan ini secara khusus akan dibahas tentang jenis-jenis teknik menggambar baik yang bisa diaplikasikan dalam media kertas atau media lainnya.



TEHNIK MENGGAMBAR

1. Tehnik Arsir



Teknik arsir dilakukan dengan cara menggunakan garis-garis yang menyilang atau sejajar agar gelap dan terang dari suatu objek gambar dapat ditentukan. Gelap dan terang yang dibentuk dengan teknik ini nantinya akan menghasilkan suatu dimensi.

Dalam teknik arsir, pensil yang digunakan, posisi pensil, ketebalan arsir, dan kepekatan tinta perlu diperhatikan. Berikut ini 11 jenis pensil beserta sifatnya:

Terkeras: 6H

Medium: F, HB

Lunak: B, 2B, 3B, 4B

Terlunak: 5B, 8B

 

Mengutip Deddy Award W. Laksana dari situs repository.dinus.ac.id, ada enam garis yang dapat dihasilkan dari arsiran, yaitu garis tegak lurus sejajar, garis tegak lurus berirama dengan jarak tidak sama, garis dengan gerak ke kanan dan menutup, garis mengarah ke sudut kiri bawah, garis dengan gerak horizontal mendatar, dan garis dengan gerak horizontal variasi.


2. Tehnik Dusel



Dalam buku Sakti Kuasai Desain Grafis karya Yulianto, teknik dusel disebut juga dengan teknik gosok adalah menggambar dengan cara menggosok-gosokan tangan atau kertas yang sudah dibubuhi dengan pensil. Teknik dusel bisa digunakan untuk menggambar sejumlah objek seperti buah-buahan, gelas, dan wajah seseorang.

 

Menurut Aziz Ahmad (2004), teknik dusel adalah teknik menggambar atau mengarsir dengan cara digosok baik dengan menggunakan kapas, kertas, atau tangan. Teknik ini dilakukan ketika ingin menggambar suatu objek dengan pensil, lalu cara menggambarnya yakni digoreskan dalam posisi miring atau rebah sehingga dapat menentukan gelap terangnya pada orizontal, objek gambar yang dibuat.

 

Tehnik Dusel juga memiliki tujuh tehnik, yaitu dusel,vertical, horizontal, diagonal, spiral, silang vertical horizontal, silang diagonal, dan kombinasi.



3. Tehnik Pointilis


Mengutip buku Prinsip Karya Dua Dimensi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), teknik pointilis adalah teknik menggambar yang tersusun dari titik-titik kecil hingga membentuk objek gambar. Kunci dari teknik ini terletak dari jarak lebar titik-titik itu sendiri.

Teknik pointilis digunakan untuk menghitamkan objek gambar dengan beberapa titik yang ada. Pada teknik ini tidak digunakan garis yang utuh, tetapi menyusun titik berdasarkan ukuran dan ketebalan yang berbeda.

Dari kejauhan, gambar dengan teknik pointilis akan menampilkan gradasi warna yang indah. Namun jika dilihat dari dekat, gambar ini hanya akan menunjukkan ratusan atau ribuan titik-titik kecil.


4. Tehnik Aquarel



Teknik aquarel adalah sebuah teknik melukis dengan menggunakan cat air. Teknik ini dilakukan dengan sapuan warna tipis sehingga menghasilkan warna yang tampak seperti transparan.

Jadi, untuk membuat sebuah gambar atau lukisan dengan teknik aquarel, perlu menyiapkan media basah, seperti cat air. Penggunaan bahan ini dipilih untuk menghasilkan gambar dengan objek yang terlihat transparan.

Berikut adalah beberapa ciri lukisan dengan teknik aquarel :

·       Teknis menggambarnya menggunakan goresan atau pewarnaan tipis.

·         Media yang biasanya digunakan untuk melukis pada teknik ini adalah kertas lukis atau kertas gambar biasa.

·         Gambar yang dihasilkan terlihat transparan.

·         Sifat cat air yang digunakan pada lukisan mudah mengering sehingga hasil lukisannya cenderung ekspresif dan spontan.

·         Sifat cat air pada lukisan tidak bisa menutup warna atau media yang terlapisi cat air, sehingga warna dasarnya tidak ikut hilang.

·         Untuk mendapatkan warna tebal, perlu dilakukan dengan cara menumpukkan warna secara berulang-ulang menggunakan bantuan kuas.

·         Warna yang dihasilkan cenderung terkesan cerah dan memiliki ketajaman.

·         Mudah dipengaruhi oleh suasana sekitarnya, seperti udara yang lembap, udara kering, dan lain sebagainya.

·         Tidak memiliki aroma atau bau menyengat.


5. Tehnik Plakat



Teknik plakat adalah satu dari banyaknya teknik yang banyak digunakan dalam seni rupa dua dimensi. Biasanya tehnik plakat menggunakan cat air atau cat poster dengan sapuan warna yang tebal.

Teknik plakat yaitu melukis dengan menggunakan cat minyak, cat poster, atau cat akrilik, dengan goresan yang tebal, agar hasil warnanya pekat dan padat.

Seperti halnya teknik lain, teknik plakat membutuhkan media. Media yang biasanya digunakan dalam teknik adalah kanvas dan cat air yang dikemas dalam bentuk tub berbahan timah. Selain kanvas, media kertas juga banyak digunakan dalam teknik plakat ini.

Teknik plakat merupakan teknik seni rupa dua dimensi yang cukup sulit untuk dilakukan. Maka dari itu, biasanya teknik ini digunakan oleh para pelukis profesional untuk membuat lukisan yang indah dan mempesona.

Teknik plakat memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan teknik lain. Adapun ciri-ciri teknik plakat sebagai berikut :

  •          Lukisan tertutup hingga bagian bawah media
  •          Memiliki kombinasi warna yang unik dan cerah
  •       Menggunakan sapuan cat yang tebal sehingga menghasilkan lukisan bertekstur



PROSEDUR MENGGAMBAR

1. Menyiapkan media yang akan digunakan
2. Menentukan ide atau gagasan mengenai objek yang digambar
3. Mengamati terlebih dahulu objek yang akan digambar.
4. Membuat sketsa gambar.
5. Menentukan arah pencahayaan (gelap terang)
6. Mewarnai gambar dengan tehnik yang sudah ditentukan.
7. Tahap penyelesaian akhir.




Untuk lebih jelas lagi mari kita tonton video dibawah ini :



EVALUASI :

Gambarlah flora, fauna atau objek alam dengan menggunakan tehnik aquarel dan plakat !



KESIMPULAN :

Secara keseluruhan siswa ketiga kelas 7A, 7C, 7D sudah memahami konsep, unsur, prinsip, bahan, alat, tehnik dan langkah2 dalam seni rupa menggambar flora fauna dan benda mati melalui aktifitas2 dan praktek pertemuan 1 - 5. Sehingga pertemuan selanjutnya siswa siap untuk menghadapi Tes Sumatif 1 (TP1/MODUL 1).


REFERENSI :

- Seni Rupa untuk SMP/MTs Kelas VII, Sugiyanto/ Setyobudi, Penerbit Erlangga, 2022.

- Video : Youtube



Tidak ada komentar:

Posting Komentar