Hari / Tanggal : Jum"at, 9 Agustus 2024
Menggambar merupakan aktivitas yang menyenangkan dan tentunya bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat.
Namun ada baiknya dalam beraktifitas menggambar, kita juga perlu mengetahui bahan, alat dan teknik-teknik tertentu yang tentunya akan sangat membantumu untuk membuat gambar.
Alat lukis / menggambar utama adalah peralatan untuk mengaplikasikan atau membubuhkan cat pada media lukis/gambar, seperti: kuas, pisau palet, dsb. Penggunaan alat lukis sangat bergantung pada media, teknik, aliran dan tema yang akan dibuat.
1. Pensil
2. Penghapus
Penghapus adalah alat kedua yang dibutuhkan dalam menggambar. Jika terjadi kesalahan dalam menggambar, kita dapat menggunakan penghapus untuk menghilangkan sketsa atau goresan yang tidak dibutuhkan. Penghapus yang baik untuk menggambar adalah penghapus yang lunak dan lentur, agar dalam membersihkan goresan-goresan pensil dapat mengurangi resiko merusak kertas.
3. Pensil Warna
Penggunaan pensil warna dapat dilakukan dengan cara mengarsir atau memblok warna. Tekanan pada penggunaan pensil sangat memengaruhi ketajaman warna.
4. Pastel dan Krayon
Pastel terbuat dari bahan kapur dan pengikat cair serta transparan untuk mengikat pigmen dengan kapur. Pastel memiliki warna warni yang lembut. Krayon terbuat dari bahan kaoin dengan tepung warna sehingga warnanya mengkilat dan keras. Krayon mengandung lilin, warna yang dihasilkan mengkilap dan sedikit berminyak.
5. Kuas
Kuas merupakan alat yang digunakan untuk menyapukan tinta atau cat diatas kanvas.
6. Kertas Gambar
Merupakan bahan utama yang harus ada dalam melukis, digunakan sebagai media yang dipakai untuk menyapukan tinta atau cat dalam berkarya seni lukis.
7. Cat air
Adalah bahan yang digunakan sebagai media pembentuk objek berupa warna yang dikuaskan pada media kanvas.
7. Cat Minyak
Jenis cat ini biasa digunakan untuk melukis di atas kanvas. Sifatnya tidak mudah kering dan warnanya tahan lama.
8. Palet cat
Palet cat adalah alat yang digunakan sebagai tempat mengaduk dan mencampur cat atau pewarna.
Teknik arsir dilakukan dengan cara menggunakan garis-garis yang menyilang atau sejajar agar gelap dan terang dari suatu objek gambar dapat ditentukan. Gelap dan terang yang dibentuk dengan teknik ini nantinya akan menghasilkan suatu dimensi.
Dalam teknik arsir, pensil yang digunakan, posisi pensil, ketebalan arsir, dan kepekatan tinta perlu diperhatikan. Berikut ini 11 jenis pensil beserta sifatnya:
Terkeras: 6H
Medium: F, HB
Lunak: B, 2B, 3B, 4B
Terlunak: 5B, 8B
Dalam buku Sakti Kuasai Desain Grafis karya Yulianto, teknik dusel disebut juga dengan teknik gosok adalah menggambar dengan cara menggosok-gosokan tangan atau kertas yang sudah dibubuhi dengan pensil. Teknik dusel bisa digunakan untuk menggambar sejumlah objek seperti buah-buahan, gelas, dan wajah seseorang.
Menurut Aziz Ahmad (2004), teknik dusel adalah teknik menggambar atau mengarsir dengan cara digosok baik dengan menggunakan kapas, kertas, atau tangan. Teknik ini dilakukan ketika ingin menggambar suatu objek dengan pensil, lalu cara menggambarnya yakni digoreskan dalam posisi miring atau rebah sehingga dapat menentukan gelap terangnya pada orizontal, objek gambar yang dibuat.
Tehnik Dusel juga memiliki tujuh tehnik, yaitu dusel,vertical, horizontal, diagonal, spiral, silang vertical horizontal, silang diagonal, dan kombinasi.
Mengutip buku Prinsip Karya Dua Dimensi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), teknik pointilis adalah teknik menggambar yang tersusun dari titik-titik kecil hingga membentuk objek gambar. Kunci dari teknik ini terletak dari jarak lebar titik-titik itu sendiri.
Teknik pointilis digunakan untuk menghitamkan objek gambar dengan beberapa titik yang ada. Pada teknik ini tidak digunakan garis yang utuh, tetapi menyusun titik berdasarkan ukuran dan ketebalan yang berbeda.
Dari kejauhan, gambar dengan teknik pointilis akan menampilkan gradasi warna yang indah. Namun jika dilihat dari dekat, gambar ini hanya akan menunjukkan ratusan atau ribuan titik-titik kecil.
4. Tehnik Aquarel
Teknik aquarel adalah sebuah teknik melukis dengan menggunakan cat air. Teknik ini dilakukan dengan sapuan warna tipis sehingga menghasilkan warna yang tampak seperti transparan.
Jadi, untuk membuat sebuah gambar atau lukisan dengan teknik aquarel, perlu menyiapkan media basah, seperti cat air. Penggunaan bahan ini dipilih untuk menghasilkan gambar dengan objek yang terlihat transparan.
Berikut adalah beberapa ciri lukisan dengan teknik aquarel :
· Teknis menggambarnya menggunakan goresan atau pewarnaan tipis.
· Media yang biasanya digunakan untuk melukis pada teknik ini adalah kertas lukis atau kertas gambar biasa.
· Gambar yang dihasilkan terlihat transparan.
· Sifat cat air yang digunakan pada lukisan mudah mengering sehingga hasil lukisannya cenderung ekspresif dan spontan.
· Sifat cat air pada lukisan tidak bisa menutup warna atau media yang terlapisi cat air, sehingga warna dasarnya tidak ikut hilang.
· Untuk mendapatkan warna tebal, perlu dilakukan dengan cara menumpukkan warna secara berulang-ulang menggunakan bantuan kuas.
· Warna yang dihasilkan cenderung terkesan cerah dan memiliki ketajaman.
· Mudah dipengaruhi oleh suasana sekitarnya, seperti udara yang lembap, udara kering, dan lain sebagainya.
· Tidak memiliki aroma atau bau menyengat.
5. Tehnik Plakat
Teknik plakat adalah satu dari banyaknya teknik yang banyak digunakan dalam seni rupa dua dimensi. Biasanya tehnik plakat menggunakan cat air atau cat poster dengan sapuan warna yang tebal.
Teknik plakat yaitu melukis dengan menggunakan cat minyak, cat poster, atau cat akrilik, dengan goresan yang tebal, agar hasil warnanya pekat dan padat.
Seperti halnya teknik lain, teknik plakat membutuhkan media. Media yang biasanya digunakan dalam teknik adalah kanvas dan cat air yang dikemas dalam bentuk tub berbahan timah. Selain kanvas, media kertas juga banyak digunakan dalam teknik plakat ini.
Teknik plakat merupakan teknik seni rupa dua dimensi yang cukup sulit untuk dilakukan. Maka dari itu, biasanya teknik ini digunakan oleh para pelukis profesional untuk membuat lukisan yang indah dan mempesona.
Teknik plakat memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan teknik lain. Adapun ciri-ciri teknik plakat sebagai berikut :
- Lukisan tertutup hingga bagian bawah media
- Memiliki kombinasi warna yang unik dan cerah
- Menggunakan sapuan cat yang tebal sehingga menghasilkan lukisan bertekstur















Tidak ada komentar:
Posting Komentar