Rabu, 16 Oktober 2024

MATERI KELAS 7 SENI RUPA : MENGGAMBAR / MENDESAIN RAGAM HIAS 2

 IDENTITAS :

Hari / Tanggal : Kamis,  17 Oktober 2024

Kelas : 7D , 7C, 7A

Fase : D (SENI RUPA)

Modul : 3

Pertemuan :  2

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP  : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam ragam hias



D.   TEHNIK MENDESAIN RAGAM HIAS

1. Tehnik Mistar

Mendesain ragam hias dengan tehnik mistar adalah menggambar ragam hias dengan menggunakan alat bantu mistar, penggaris, dan jangka. Penggunaan alat pengukur bersifat mutlak karena hasil gambar harus benar – benar lurus, lengkung dan merupakan bidang yang beraturan. Misalnya menggambar segitiga, segi empat, segi lima, segi enam, lingkaran, dan elips.

 



 

2. Tehnik Kontur

Desain yang dibuat menggunakan tehnik kontur bersifat kegarisan karena dapat memberikan Gambaran desain ragam hias yang jelas. Tehnik kontur dapat dibuat dengan menggoreskan alat gambar kedalam bidang gambar secara teba – tebal, tipis – tipis, dan tebal tipis. Goresan tebal – tebal dapat diciptakan dengan menggunakan pena gambar dengan intensitas ketebalan tertentu. Goresan tipis – tipis bisa didapatkan dengan menggunakan pensil atau pena gambar dengan intensitas ketebalan yang tidak terlalu tebal. Adapun goresan tebal – tipis dapat diaplikasikan menggunakan cat air, pensil warna atau menggunakan pena gambar dengan intensitas ketebalan yang berbeda – beda.

 






 

3. Tehnik Gubahan / Modifikasi

 

Tehnik gubahan atau modifikasi dalam mendesain ragam hias antara lain stilasi, deformasi,, dan distorsi. Mari kita bahas satu persatu.

a.    Stilasi

Stilasi merupakan tehnik mengubah atau menggayakan bentuk asli dari sebuah objek yang dapat dibuat kedalam berbagai macam bentuk baru. Ciri khas tehnik ini adalah bentuk asli objek masih terlihat

 





 

b.    Deformasi

Deformasi adalah tehnik mendesain ragam hias dengan bentuk, struktur, dan proporsi menjadi sesuatu yang baru. Kesan objek yang dihasilkan lebih sederhana, dengan proporsi yang berbeda dari bentuk aslinya.

 





c.    Distorsi

Distorsi adalah tehnik dalam mendesain ragam hias dengan mengubah bentuk asli. Caranya dengan melebih – lebihkan struktur, bentuk, dan proporsi sehingga terjadi perubahan yang signifikan antara bentuk yang Digambar dan bentuk aslinya,

 






4. Tehnik Pointilis

Tehnik pointilis adlah tehnik mendesain yang menggunakan unsur titik – titik sebagai bagian dari pembentukan objek desain. Alat yang digunakan dalam tehnik pointilis adalah pena gambar.

 






5. Tehnik Blok

Tehnik blok dalam mendesain sama halnya dengan tehnik dalam menggambar. Tehnik blok dilakukan dengan menggunakan bahan cat yang cukup kental sehingga dalam satu kali goresan atau sapuan akan langsung menutup objek gambar yang hendak diberikan warna.






6. Tehnik Warna atau sungging

Tehnik sungging merupakan tehnik pewarnaan yang biasanya digunakan dalam proses pewarnaan pada batik maupun wayang. Proses pengaplikasian tehnik ini adalah dengan cara membuat warna – warna yang tersusun dari warna muda kewarna tua sehingga dapat menghasilkan gradasi warna. Selain terjadinya gradasi warna, tehnik ini dilengkapi dengan kontur, titik – titik , dan arsir.







 

E. LANGKAH – LANGKAH MENDESAIN RAGAM HIAS

Beberapa hal – hal yang harus diperhatikan sebelum menggambar ragam hias :

1.    Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan Digambar

2.    Persiapkan alat dan bahan gambar.

3.    Tentukan pola gambar yang akan dibuat

4.    Buat sketsa pada salah satu kotak/bidang yang akan dibuat.

5.    Buat bentuk yang sama (bisa dengan Teknik jiplak) pada bidang lain.

6.    Lakukan proses pewarnaan.

 


Untuk lebih jelas lagi, mari kita tonton video berikut :

https://youtu.be/jexajIn-LrM?si=seWQCdTQ-_c4hHbG




EVALUASI :


Buatlah ragam hias batik geometris dengan tehnik mistar di buku gambar kalian !


REFFERENSI :

- Seni Rupa untuk SMP/MTs Kelas VII, Sugiyanto/ Setyobudi, Penerbit Erlangga, 2022.

- Video : Youtube


KESIMPULAN :

Kamis, 10 Oktober 2024

MATERI KELAS 7 SENI RUPA : MENGGAMBAR / MENDESAIN RAGAM HIAS

 IDENTITAS :

Hari / Tanggal : Jum'at,  11 Oktober 2024

Kelas : 7B

Fase : D (SENI RUPA)

Modul :  3

Pertemuan : 1

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP  : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam ragam hias



Assalamulaikum. Wr.Wb.
Welcome back again my sholeh and sholeha spalga dalam prlajaran seni rupa pada hari ini.
Bagaimana kabar kalian my loveliest... are you ready to study art?
Yuuk kita intip pelajaran kita hari ini 🥰🥰🥰

A. SEJARAH DAN KONSEP RAGAM HIAS

Ragam hias atau yang juga dikenal ornamen merupakan bentuk karya seni yang telah berkembang sejak zaman prasejarah. Ragam hias yang banyak ditemui di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lingkungan, flora dan fauna, serta kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Ragam hias terbentuk karena adanya naluri atau insting manusia untuk menghias. Faktor lain yang membuat munculnya ragam hias adalah kebutuhan masyarakat, baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama.

Ragam hias yang ada memiliki makna simbolis karena mengandung nilai budaya yang terdapat di masyarakat pendukungnya.

Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (pengayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan mempertimbangkan keindahan. Selain itu, bentuk ragam hias juga disesuaikan dengan fungsinya.


B. JENIS - JENIS / MOTIF RAGAM HIAS

Motif yang terdapat pada ragam hias adalah bentuk flora, fauna, manusia, serta bentuk geometris. Bentuk tersebut dapat diterapkan pada media dua atau pun tiga dimensi.

Berikut ini adalah penjelasan tentang motif ragam hias.

1. Motif Flora



Dapat dijumpai hampir di seluruh wilayah Indonesia. Ragam hias dengan motif flora mudah dijumpai pada barang seni seperti batik, ukiran, kain, sulam, kain tenun, dan border.

2. Motif  Fauna



Hewan-hewan seperti burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam merupakan motif yang banyak ditemukan. Motif hewan dapat digabung dengan motif hias flora ataupun geometris.

Ragam hias bentuk fauna dapat dijadikan untuk memperkenalkan kearifan suatu daerah, seperti burung cendrawasih di Papua, komodo di Nusa Tenggara Timur, dan gajah di Lampung.

Motif ragam hias fauna dapat ditemui pada batik, ukiran, sulaman, anyaman, tenun, serta kain border.

3. Motif Geometris



Merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris lalu dibentuk sesuai dengan selera serta imajinasi pembuatnya. Ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk geometris ke dalam satu motif ragam hias.

4. Motif Figuratif / Manusia



Ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambarkan dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasa terdapat pada bahan tekstil atau pun bahan kayu yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara menggambar.

4. Motif Benda Alam



Motif benda alam mengambil inspirasi dan objek – objek yang ada di alamkemudian di modifikasi bentuknya. Motif – motif ini antara lain air, api, gunung, awan, bulan, bintang, dan bebatuan.


A. BAHAN DAN ALAT MENDESAIN RAGAM HIAS

1.    Bahan

Bahan merupakan medium berupa barang atau benda yang digunakan dalam mendesain yang dalam proses penggunaannya habis dalam sekali pakai. Beberapa bahan yang digunakan dalam mendesain ragam hias adalah, cat air, pensil warna, tinta, lilin batik, dan pewarna textile. Bahan yang digunakan sebagai bidang untuk mendesain ragam hias cukup bervariasi jenisnya, antara lain kertas, kanvas, kain, perunggu, batu, dan kayu.






2.    Alat

Alat dalam mendesain ragam hias merupakan benda yang dalam proses penggunaannya tidak habisdalam satu kalipakai. Adapun alat – alat tersebut antara lain, kuas, mistar, jangka, pena gambar, canting, pahat, chisel, dan palu pahat.


Untuk lebih jelas lagi, mari kita tonton video berikut ini :

https://youtu.be/6tZbISCoBNA?si=x2xkua6qjUitNyoX



EVALUASI :

Temukan macam - macam ragam hias yang kalian ketahui yang ada disekitar kita ! jelaskan fungsinya !


KESIMPULAN :



REFFERENSI :

- Seni Rupa untuk SMP/MTs Kelas VII, Sugiyanto/ Setyobudi, Penerbit Erlangga, 2022.

Rabu, 09 Oktober 2024

MATERI KELAS 7 SENI RUPA : MENGGAMBAR / MENDESAIN RAGAM HIAS 1

IDENTITAS :

Hari / Tanggal : Kamis,  10 Oktober 2024

Kelas : 7D , 7C, 7A

Fase : D (SENI RUPA)

Modul :  3

Pertemuan : 1

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP  : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam ragam hias



Assalamulaikum. Wr.Wb.
Welcome back again my sholeh and sholeha spalga dalam prlajaran seni rupa pada hari ini.
Bagaimana kabar kalian my loveliest... are you ready to study art?
Yuuk kita intip pelajaran kita hari ini 🥰🥰🥰

A. SEJARAH DAN KONSEP RAGAM HIAS

Ragam hias atau yang juga dikenal ornamen merupakan bentuk karya seni yang telah berkembang sejak zaman prasejarah. Ragam hias yang banyak ditemui di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lingkungan, flora dan fauna, serta kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Ragam hias terbentuk karena adanya naluri atau insting manusia untuk menghias. Faktor lain yang membuat munculnya ragam hias adalah kebutuhan masyarakat, baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama.

Ragam hias yang ada memiliki makna simbolis karena mengandung nilai budaya yang terdapat di masyarakat pendukungnya.

Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (pengayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan mempertimbangkan keindahan. Selain itu, bentuk ragam hias juga disesuaikan dengan fungsinya.


B. JENIS - JENIS / MOTIF RAGAM HIAS

Motif yang terdapat pada ragam hias adalah bentuk flora, fauna, manusia, serta bentuk geometris. Bentuk tersebut dapat diterapkan pada media dua atau pun tiga dimensi.

Berikut ini adalah penjelasan tentang motif ragam hias.

1. Motif Flora



Dapat dijumpai hampir di seluruh wilayah Indonesia. Ragam hias dengan motif flora mudah dijumpai pada barang seni seperti batik, ukiran, kain, sulam, kain tenun, dan border.

2. Motif  Fauna



Hewan-hewan seperti burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam merupakan motif yang banyak ditemukan. Motif hewan dapat digabung dengan motif hias flora ataupun geometris.

Ragam hias bentuk fauna dapat dijadikan untuk memperkenalkan kearifan suatu daerah, seperti burung cendrawasih di Papua, komodo di Nusa Tenggara Timur, dan gajah di Lampung.

Motif ragam hias fauna dapat ditemui pada batik, ukiran, sulaman, anyaman, tenun, serta kain border.

3. Motif Geometris



Merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris lalu dibentuk sesuai dengan selera serta imajinasi pembuatnya. Ragam hias geometris dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk geometris ke dalam satu motif ragam hias.

4. Motif Figuratif / Manusia



Ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambarkan dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasa terdapat pada bahan tekstil atau pun bahan kayu yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara menggambar.

4. Motif Benda Alam



Motif benda alam mengambil inspirasi dan objek – objek yang ada di alamkemudian di modifikasi bentuknya. Motif – motif ini antara lain air, api, gunung, awan, bulan, bintang, dan bebatuan.


A. BAHAN DAN ALAT MENDESAIN RAGAM HIAS

1.    Bahan

Bahan merupakan medium berupa barang atau benda yang digunakan dalam mendesain yang dalam proses penggunaannya habis dalam sekali pakai. Beberapa bahan yang digunakan dalam mendesain ragam hias adalah, cat air, pensil warna, tinta, lilin batik, dan pewarna textile. Bahan yang digunakan sebagai bidang untuk mendesain ragam hias cukup bervariasi jenisnya, antara lain kertas, kanvas, kain, perunggu, batu, dan kayu.






2.    Alat

Alat dalam mendesain ragam hias merupakan benda yang dalam proses penggunaannya tidak habisdalam satu kalipakai. Adapun alat – alat tersebut antara lain, kuas, mistar, jangka, pena gambar, canting, pahat, chisel, dan palu pahat.


Untuk lebih jelas lagi, mari kita tonton video berikut ini :

https://youtu.be/6tZbISCoBNA?si=x2xkua6qjUitNyoX



EVALUASI :

Temukan macam - macam ragam hias yang kalian ketahui yang ada disekitar kita ! jelaskan fungsinya !


KESIMPULAN :



REFFERENSI :

- Seni Rupa untuk SMP/MTs Kelas VII, Sugiyanto/ Setyobudi, Penerbit Erlangga, 2022.

- Video : Youtube



Kamis, 03 Oktober 2024

TES SUMATIF 2 (MODUL 2) : SENI PATUNG

 IDENTITAS :

Hari/Tanggal : Jum;at, 4  Oktober 2024

Mapel : Seni Rupa

Kelas : 7B

FASE : D

MODUL : 2

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam mematung








Kepada siswa kelas 7A, 7C dan 7D silahkan pelajari materi - materi pelajaran pada pada blog ini. soal - soal dibuat berdasarkan materi yang sudah dipelajari.

Materi Ulangan modul 1 sebagai berikut  :


    
MATERI :

- PENGERTIAN PATUNG

-        -   JENIS – JENIS PATUNG

-          - BENTUK – BENTUK PATUNG

-          - FUNGSI PATUNG

-         -  BAHAN DAN ALAT MEMBUAT PATUNG

-         -  TEHNIK MEMBUAT PATUNG

- TAHAPAN MEMBUAT PATUNG


Soal Seni Rupa pilihan ganda berjumlah 40, dengan pilihan A, B, C, atau D. Melalui LCD menggunakan media file Power Point.
Score nilai = 40 x 2,5 = 100






Rabu, 02 Oktober 2024

TES SUMATIF 2 (MODUL 2) : SENI PATUNG

  IDENTITAS :

Hari/Tanggal : Kamis,  3 Oktober 2024

Mapel : Seni Rupa

Kelas : 7D, 7C, 7A

FASE : D

MODUL : 2

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam mematung








Kepada siswa kelas 7B silahkan pelajari materi - materi pelajaran pada pada blog ini. soal - soal dibuat berdasarkan materi yang sudah dipelajari.

Materi Ulangan modul 1 sebagai berikut  :


    
MATERI :

- PENGERTIAN PATUNG

-        -   JENIS – JENIS PATUNG

-          - BENTUK – BENTUK PATUNG

-          - FUNGSI PATUNG

-         -  BAHAN DAN ALAT MEMBUAT PATUNG

-         -  TEHNIK MEMBUAT PATUNG

- TAHAPAN MEMBUAT PATUNG


Soal Seni Rupa pilihan ganda berjumlah 40, dengan pilihan A, B, C, atau D. Melalui LCD menggunakan media file Power Point.
Score nilai = 40 x 2,5 = 100





KISI - KISI STS GANJIL KELAS 7

 IDENTITAS :

Hari/Tanggal : Kamis ,  3 Oktober 2024

Mapel : Seni Rupa

Kelas : 7A, 7B, 7C, 7D

FASE : D

MODUL : 1 dan 2

CP : Mengalami ( Experiencing )

TP : Mengaitkan dan menjelaskan, dan mempraktekan proporsi, gestur dan ruang elemen seni rupa atau prinsip desain dalam menggambar flora, fauna, benda mati dan mematung.








Kepada siswa kelas 7A, 7B, 7C dan 7D, silahkan pelajari materi - materi pelajaran pada pada blog ini. soal - soal dibuat berdasarkan materi yang sudah dipelajari.

Materi PTS modul 1 dan 2 sebagai berikut  :

MATERI MODUL 1 :

SEJARAH DAN KONSEP 
   MENGGAMBAR
- UNSUR - UNSUR RUPA 
-  PRINSIP - PRINSIP KOMPOSISI
- BAHAN DAN ALAT MENGGAMBAR
- TEHNIK MENGGAMBAR
- PROSEDUR MENGGAMBAR

MATERI MODUL 2 :

- PENGERTIAN PATUNG

-        -   JENIS – JENIS PATUNG

-          - BENTUK – BENTUK PATUNG

-          - FUNGSI PATUNG

-         -  BAHAN DAN ALAT MEMBUAT PATUNG

-         -  TEHNIK MEMBUAT PATUNG

- TAHAPAN MEMBUAT PATUNG


Soal Seni Rupa pilihan ganda berjumlah 50, dengan pilihan A, B, C, atau D. Melalui  Aplikasi Simaskot.

Score nilai = 40 x 2,5 = 100